Posted by: satudeako | January 26, 2011

GALUNGAN

Galungan adalah suatu upacara sakral bagi umat Hindu di Bali. Galungan memberikan kekuatan spiritual agar mampu membedakan mana dorongan hidup yang berasal dari adharma dan mana dari dharma

Galungan mempunyai arti Pawedalan Jagat atau Oton Gumi. Tidak berarti bahwa Gumi/ Jagad ini lahir pada hari Budha Keliwon Dungulan. Melainkan hari itulah yang ditetapkan agar umat Hindu di Bali menghaturkan terimakasih ke hadapan Ida Sang Hyang Widhi. Berkat Beliaulah dapat terciptanya dunia serta segala isinya, dan telah berkenan menciptakan segala-galanya di dunia ini.

Hari raya Galungan yang jatuh setiap enam bulan sekali, yaitu pada Buda Kliwon Dungulan. Hari yang digunakan untuk memperingati  kemenangan dharma melawan adharma. Umat Hindu melakukan persembahan kehadapan Sang Hyang Widhi dan dengan segala manisfestasinya sebagai tanda puji syukur atas rahmatnya serta untuk keselamatan kita.

Penjor yang identik dengan hari raya galungan, selalu dipasang di muka tiap-tiap perumahan, memperlihatkan suasana yang mengingatkan kita akan indahnya  hari raya Galungan. Penjor merupakan aturan yang ditujukan  kehadapan Bhatara Mahadewa yang berkedudukan di Gunung Agung.

Kemenangan dharma atas adharma yang telah dirayakan setiap Galungan, hendaknyalah diserap dan dilaksanakan dalam kehidupan sehari-hari. Dharma tidaklah hanya dibicarakan tapi dilaksanakan

Pada hari raya suci Galungan umat Hindu secara ritual dan spiritual melaksanakannya dengan suasana hati yang damai. Artinya dalam konteks tersebut kita hendaknya mampu instrospeksi diri siapa sesungguhnya jati diri kita. Inti Galungan adalah menyatukan kekuatan rohani agar mendapat pikiran yang terang. Bersatunya rohani dan pikiran yang terang inilah wujud dharma dalam diri. Sedangkan segala kekacauan pikiran itu adalah wujud adharma yang harus kita hindari

Pada hari raya galungan biasanya umat hindu bersembahyang ke pura pura Tri Khayangan yaitu pura Dalem, pura Puseh, dan pura Desa.

Pada saat hari raya Galungan biasanya suasana persaudaraan makin terasa, karena pada hari galungan umat hindu menyempatkan untuk mengunjungi sanak saudara, krabat, ataupun teman untuk bersilahturahmi, untuk lebih mendekatkan diri mereka satu sama lain dan selalu menjaga hubungan baik antar sesama.

by: Tangkas Prayudi


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: